• Rabu, 30 November 2022

Entaskan Isu Pengangguran, Re-Space Cetak Tenaga Terampil dan Mandiri

- Sabtu, 24 September 2022 | 19:16 WIB
peserta penerima manfaat saat dipandu oleh istruktur ReSpace (Eky Fajrin)
peserta penerima manfaat saat dipandu oleh istruktur ReSpace (Eky Fajrin)

 




LENSABANTEN.COM - Institut Kemandirian Dompet Dhuafa bekerjasama dengan ReBach International Co,Ltd dari Korea Selatan meluncurkan program Re-Space. Program ini diluncurkan dengan tujuan menciptakan pemuda yang terampil dan mandiri serta mengentaskan isu pengangguran dan kemiskinan.

Direktur Institut Kemandirian Abdurrahman Usman menjelaskan, program kerjasama Re-Space menyasar target pemuda dengan rentang usia 17 hingga 35 tahun yang berstatus mustahik. Target peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, namun saat ini diprioritaskan untuk daerah Provinsi Banten.

Kerjasama dengan lembaga asal Korea Selatan ini memiliki semangat yang sama yakni sosial kemanusian dengan hasil sebagai entrepeneur. Para instruktur yang ada juga merupakan profesional dibidangnya.

Baca Juga: Hari Pajak Nasional, JMSI Banten Bareng UMN Gelar Pelatihan Pengisian SPT Pajak Tahunan

"Untuk para penerima manfaat program ini yang ikut serta tidak dikenai biaya alias gratis seperti warga miskin, pengangguran dan tentu mereka yang masih usia produktif,"ujar Usman kepada awak media, Sabtu 24 September 2022.

Usman melanjutkan, meski demikian tidak menutup kemungkinan bagi warga yang sudah melebihi usia namun memenuhi ketentuan sebagai penerima manfaat akan dibuatkan kelas khusus.

Sementara itu, Muhammad Iqbal Adriansyah Project Manager Re-Space menambahkan, rencana kerjasama terbangun sejak akhir 2020 namun karena terdampak pandemi akhirnya tertunda dan baru terealisasi pada Juni 2021 dan diresmikan pada April 2022.

Baca Juga: Puluhan Pelajar Ikut Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Sejarah

Melalui kerjasama Re-Space menghadirkan sejumlah program pelatihan dengan durasi singkat dengan konsep model bisnis sosial ekonomi yang berkelanjutan.

Direktur Institut Kemandirian Abdurrahman Usman saat memberi penjelasan kepasa awak media (Eky Fajrin)


"Program unggulan kita adalah kelas 1 hari dimana terdapat kegiatan seperti membuat makanan dan furniture,"tuturnya.

Saat ini pelaksanaan program terlaksana di setiap hari Rabu, Jumat dan Sabtu yang berlokasi di Institur Kemandirian Dompet Dhuafa di Kecamatan Kelapa dua, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Isi Liburan, Warga Tangsel Beri Pelatihan Bahasa Inggris Gratis untuk Anak-Anak

Disini, sambung Iqbal juga ada cloud Chicken, dimana para pebisnis pemula bisa menguji produknya baik secara individu maupun didampingi instruktur dengan durasi waktu yang singkat maupun panjang. Dibangunan yang dibangun dengan biaya 1,4 miliar ini, nantinya para penerima manfaat maupun peserta pelatihan singkat dapat menikmati fasilitas lainnya seperti kafe. ***









 

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aksi Hijau Kampung Berseri Astra Suntenjaya

Sabtu, 26 November 2022 | 16:17 WIB

BREAKING NEWS: Korban Gempar Cianjur Capai 56 Jiwa

Senin, 21 November 2022 | 19:03 WIB

Gempa di Cianjur, Porprov Banten Terkena Dampak?

Senin, 21 November 2022 | 16:40 WIB

Citilink Gandeng JNE Kolaborasi dalam Program Loyalty

Jumat, 18 November 2022 | 19:39 WIB

Cabuli 8 Murid, Guru SD di Bekasi Jadi Buronan Polisi

Jumat, 18 November 2022 | 09:24 WIB

Sempat Hilang, Koper Kaesang Pangarep Akhirnya Selamat

Senin, 14 November 2022 | 07:56 WIB
X