Imigrasi Bandara Soetta Cegat Puluhan Calhaj Tanpa Visa Resmi

- Selasa, 5 Juli 2022 | 15:41 WIB
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memperketat pemeriksaan keimigrasian bagi calon jamaah haji.  (Dok imigrasi bandara Soekarno hatta)
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memperketat pemeriksaan keimigrasian bagi calon jamaah haji. (Dok imigrasi bandara Soekarno hatta)

 

 

LENSABANTEN.COM - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memperketat pemeriksaan keimigrasian bagi calon jamaah haji keberangkatan haji 2022. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas penolakan 46 WNI calon jamaah haji oleh Otoritas Arab Saudi.

Pada Senin 4 Juli 2022, Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta berhasil melakukan penundaan keberangkatan 14 Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan melakukan ibadah haji tanpa visa sah.

Tercatat rinci, ada 6 orang menggunakan pesawat Qatar Airways (QR 957), 7 orang menggunakan pesawat Saudi Arabian Airways (SV 819), dan 1 orang menggunangan pesawat Thai Airways (TG 433). Setelah dilakukan pendalaman dan dilakukan cek keberangkatan haji, ternyata mereka tidak memiliki visa haji yang sah, namun mengantongi Visa Amil dan Visa Turis.

 Baca Juga: Garuda Indonesia Perdana Terbangkan 1.506 Jemaah Haji ke Madinah

Keempat belas calon jamaah haji tersebut kemudian dicegah keberangkatannya setelah Imigrasi memeriksa visa serta boarding pass yang telah tercetak.

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto menyebutkan, penyalahgunaan visa dapat teridentifikasi saat menggunakan visa tempel bertuliskan “Turis” maupun “Amil”. Pengenalan penumpang menjadi sulit ketika penumpang menggunakan Visa Haji online, mengingat hingga saat ini Imigrasi Indonesia tidak memiliki akses untuk memeriksa validitas Visa Haji Online.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta memperketat pemeriksaan keimigrasian bagi calon jamaah haji. (Dok Imigrasi Bandara Soekarno Hatta)

Untuk meminimalisir resiko pemberangkatan haji tanpa visa sah, Imigrasi Soekarno-Hatta selanjutnya melakukan pengawasan dengan Subdirektorat Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Ibadah Haji Khusus Kementerian Agama RI, serta berkoordinasi aktif dengan seluruh maskapai penerbangan di Bandara Soeakrno-Hatta.

Halaman:

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jokowi : NU Memberikan Teladan bagi Indonesia

Selasa, 7 Februari 2023 | 17:09 WIB

Usut Tuntas, Penembakan Waketum JMSI

Jumat, 3 Februari 2023 | 22:41 WIB
X