• Kamis, 8 Desember 2022

Hasil Survey, 80 Persen Masyarakat Indonesia Siap Beralih ke TV Digital

- Senin, 27 Juni 2022 | 21:57 WIB
Dirjen IKP Kementerian Kominfo, Usman Kansong (Foto: Kominfo.go.id)
Dirjen IKP Kementerian Kominfo, Usman Kansong (Foto: Kominfo.go.id)

 



LENSABANTEN.COM - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan hasil survey internal yang menyebutkan bahwa sebagian masyarakat di Indonesia sudah siap untuk beralih ke teknologi siaran televisi (TV) digital.

 Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Dirjen IKP) Kominfo, Usman Kansong, menyatakan bahwa lebih dari 60 persen masyarakat  siap untuk beralih dari TV analog ke TV digital.

“Mungkin sekarang kalau kita (Kementerian Kominfo) melakukan survei lagi, angkanya sudah meningkat. Perkiraan kami antara 70 sampai 80 persen. Artinya masyarakat sudah siap beralih ke teknologi televisi digital,” ujar Dirjen IKP Kominfo dalam acara Diseminasi Informasi Publik: Sosialisasi Analog Switch Off (ASO) dan Seremoni Penyerahan Set Top Box (STB) Kementerian Komifo Bersama Komisi I Dewan perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang digelar secara luring dan daring dari Kota Jambi, Provinsi Jambi pada Senin 27 Juni 2022.

Baca Juga: Ketahui Informasi Lewat Chatbot Migrasi Siaran Digital

Lebih lanjut Dirjen Usman menjelaskan, untuk menjunjang keberhasilan penghentian siaran TV analog atau analog switch off (ASO), pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak telah menyiapkan dukungan yang meliputi empat hal.

Pertama dukungan infrastruktur berupa penyediaan multiplexing di siaran digital, yang mampu menampung setiap siaran televisi yang bermigrasi ke digital dan menjangkau minimal 70 persen populasi dengan siaran TV digital.

Kedua, dukungan migrasi siaran TV analog ke digital, dimana Lembaga Penyiaran Publik (LPP) maupun Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) harus mengalihkan program siarannya ke multiplexing siaran digital.

 

Baca Juga: Kominfo: Nikmati Siaran Digital Tidak Perlu Beli Antena Baru

“Jangan sampai ketika masyarakat siap bermigrasi, program siaran belum ada. Itu sudah dipastikan disiapkan oleh Lembaga Penyiaran Publik TVRI dan Lembaga Penyiaran Swasta,” katanya.

Ketiga, dukungan penyediaan perangkat set top box atau STB agar mudah diperoleh di berbagai daerah dengan harga terjangkau, yang sekarang berkisar antara Rp150.000 - Rp200.000.

Sedangkan masyarakat yang termasuk dalam kategori rumah tangga miskin sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, akan diberikan secara gratis atau Cuma-Cuma.

Keempat adalah dukungan sosialisasi dan edukasi, agar masyarakat memahami manfaat TV digital kemudian secara sukarela bermigrasi ke sana.

Baca Juga: Ingin Membeli STB untuk Siaran Digital ? Cek yang Bertanda Ini


Turut hadir dalam acara itu bersama Dirjen IKP Kominfo Usman Kansong, di antaranya Anggota Komisi I DPR RI Hasbi Anshory, Gubernur Jambi Al Haris, Wali Kota Jambi Syarif Fasha dan sejumlah walikota, bupati dan pejabat di lingkungan Provinsi Jambi.

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Terkini 6,1 SR Terjadi di Barat Daya Garut

Sabtu, 3 Desember 2022 | 21:39 WIB

Hari AIDS Sedunia, Momen Akhiri Penularan HIV

Kamis, 1 Desember 2022 | 18:16 WIB

Aksi Hijau Kampung Berseri Astra Suntenjaya

Sabtu, 26 November 2022 | 16:17 WIB

BREAKING NEWS: Korban Gempar Cianjur Capai 56 Jiwa

Senin, 21 November 2022 | 19:03 WIB

Gempa di Cianjur, Porprov Banten Terkena Dampak?

Senin, 21 November 2022 | 16:40 WIB
X