Rabeg Banten Kuliner Enak Favorit Sulthan

SERANG, LensaBanten – Rabeg Banten salah satu jenis kuliner di Banten ini semakin digemari, memiliki banyak makanan khas tradisional yang terkenal dan penuh nilai histori menjadi kelebihan tersendiri. Konon ceritanya rabeg dari Banten ini Salah satu hidangan favorit Sulthan Banten Mulana Hasanudin putra Syeikh Syarif Hidayatullah (Sunan Gunung Jati).

Rabeg kerap menjadi tema utama pada Art and Culinary Festival 2017 yang setiap tahunnya diadakan oleh Dinas terkait seperti dinas Pariwisata.

Rabeg memiliki tampilan mirip dengan masakan semur daging, namun, banyak yang mengatakan rasa rabeg itu lebih enak dibandingkan dengan semur daging.

Alasannya karena makanan ini ada rasa asam, pedas, dan juga rasa manis. Tentu bagi seorang yang memiliki masalah dengan kolesterol tidak perlu merasa takut untuk mengonsumsi rabeg Banten ini.

Rabeg ini bisa jadi inspirasi bagi pengusaha yang ingin berbisnis kuliner, tapi, disarankan membuat rabeg dengan kuah agak kental agar lebih tahan lama. Tips agar rabeg yang dibuat menjadi lebih kental, bisa menggunakan kemiri atau bisa juga menggantinya dengan kacang mede.

menu masakan rabeg banten

Resep Rabeg Banten

Rabeg Banten, hidangan khas yang menghadirkan perkawinan antara kuah gurih manis dengan segarnya serai dan daun jeruk berpadu dengan citarasa rempah-rempah lainnya seperti pala, cengkeh dan kayu manis, diramu dalam kelezatan jeroan usus, hati kambing serta daging kambing yang dimasak hingga empuk.

Makanan ini juga bisa disajikan dalam segala event, bisa untuk hidangan di hari istimewa seperti resepsi pernikahan, ulang tahun maupun makanan sehari-hari yang disantap bersama keluarga. Berikut ini simak resep Rabeg kuliner khas Banten :

Bahan:

200 gram usus kambing, dikepang
350 gram daging kambing, dipotong kotak
150 gram hati kambing, dipotong kotak
4 cm jahe, dimemarkan
2 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan
4 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
1.000 ml air untuk merebus
6 butir bawang merah, diiris tipis
2 cm jahe, diiris tipis
1 buah tomat merah, dipotong-potong
1/2 sendok teh garam
1/2 sendok teh lada putih bubuk
6 butir cengkeh
4 cm kayu manis
1/2 sendok teh pala bubuk
600 ml air
3 sendok makan kecap manis
1 batang daun bawang, dipotong 1/2 cm
1/4 sendok teh cuka
1 sendok makan Minyak goreng untuk menumis

Cara memasak:

1. Rebus daging kambing, usus kambing, hati kambing, serai, jahe, daun jeruk di dalam air mendidih sampai matang dan daging terasa empuk. Lalu angkat dan tiriskan.
2. Panaskan minyak goreng, tumis bawang merah dan jahe. Kemudian masukkan daging kambing, usus kambing, dan hati kambing yang sudah direbus. Aduk hingga tumisan merata.
3. Tambahkan tomat, lada putih bubuk, kayu manis, cengkeh, pala bubuk dan tambahkan garam, lalu aduk.
4. Tuangkan air (kaldu). Selanjutnya masak di atas api kecil sampai meresap. Seteloah itu, tambahkan kecap manis, daun bawang dan cuka.

Biasanya, saat Hari Raya Idul Adha atau Lebaran Haji, aroma kambing tersebar dimana-mana. Sepanjang jalan di temui lapak penjualan hewan kurban. Setelah usai acara pemotongan hewan kurban, masyarakat langsung mengolah daging kurban tersebut. Bila bosan dengan sop kambing maka rabeg Banten ini bisa jadi pilihan untuk hidangan Hari Raya Idul Adha Anda.

simak video ini:

https://www.youtube.com/watch?v=rgxzGpCtdGU

(ag)

Comment

Feed