Empat Tentara AS Kena Serangan Rudal di Suriah

- Minggu, 10 April 2022 | 18:33 WIB
Tentara AS berjalan saat berpatroli di ladang minyak Suwaydiyah di provinsi Hasakah timur laut Suriah pada 13 Februari 2021 [DELIL SOULEIMAN/AFP via Getty Images]
Tentara AS berjalan saat berpatroli di ladang minyak Suwaydiyah di provinsi Hasakah timur laut Suriah pada 13 Februari 2021 [DELIL SOULEIMAN/AFP via Getty Images]

 

 




LENSABANTEN.COM - Diduga kelompok bersenjata Syiah menyerang pangkalan Amerika Serikat (AS) di Timur Suriah dengan rudal yang mengakibatkan empat tentara Amerika Serikat (AS) terluka.

Peristiwa ini diungkapkan oleh kolaisi internasional pimpinan AS untuk memerangi ISIS, Sabtu 9 April 2022 setempat.


Pernyataan tersebut menambahkan bahwa empat anggota layanan AS sedang dievaluasi untuk cedera ringan dan kemungkinan cedera otak traumatis.

Baca Juga: Begini Pengakuan Bintang Porno Pertama Asal Afhanistan


"Pasukan koalisi di Green Village di Suriah Timur menerima dua putaran tembakan tidak langsung yang menghantam dua bangunan pendukung," kata koalisi dilansir dari Republika.co.id, Minggu 10 April 2022.

 Sementara itu Juru bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby mengatakan para pelaku belum diketahui. Ia menduga bahwa kelompok bersenjata Syiah yang didukung Iran berada di balik serangan itu.

Serangan Israel

Dalam serangan terpisah, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia juga melaporkan bahwa Israel meluncurkan serangan udara baru di lokasi-lokasi di Suriah pada Sabtu (9/4/2022) malam waktu setempat. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan ledakan keras dilaporkan di sekitar kota Masyaf di provinsi Hama barat Suriah.

Baca Juga: Komandan Pasukan Rusia Dinyatakan Tewas Bunuh Diri, Ini Penyebabnya

Beberapa rudal menghantam sasaran di daerah di mana Pengawal Revolusi dan milisi Hizbullah bermarkas. "Ada gudang, pusat penelitian untuk meningkatkan rudal dan drone. Namun, belum ada korban yang dilaporkan," kata kelompok pemantau yang berbasis di Inggris itu dalam sebuah pernyataan dilansir laman Aljazirah.

Pengeboman rudal itu adalah serangan kedelapan oleh Israel terhadap sasaran di dalam wilayah Suriah sepanjang tahun ini. Serangan terbaru terjadi pada awal Maret ketika ledakan dilaporkan terjadi di sekitar bandara Damaskus.

Kantor berita negara SANA, mengutip sumber militer, mengatakan pertahanan udara Suriah mencegat sejumlah rudal. Menurut SANA agresi udara Israel hanya menimbulkan kerusakan materi.

"Sekitar pukul 19.45 WIB pada Sabtu, musuh Israel melancarkan agresi udara dari arah utara Lebanon yang menargetkan beberapa titik di wilayah tengah saat pertahanan udara tentara menghadapinya dan menembak jatuh sejumlah rudal," lapor SANA. ***

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Garuda Indonesia Layani Penerbangan Seoul - Bali

Senin, 5 Desember 2022 | 20:32 WIB

Aaron Carter Meninggal Dunia di Rumahnya

Minggu, 6 November 2022 | 08:17 WIB

Simak, Ini Hasil Pertemuan Jokowi dengan Putin

Jumat, 1 Juli 2022 | 15:46 WIB
X