SERANG — Serah terima jabatan Kepala Kepolisian Daerah Banten dari Irjen Pol Hengki kepada Irjen Pol Hendra Kurniawan mendapat respons dari elemen masyarakat. Keluarga Besar Formasi Serang Bersatu menilai pergantian pimpinan di Polda Banten sebagai momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan warga.
Dukungan itu disampaikan langsung oleh Nana Kuncir selaku ketua koordinator bersama anggota Keluarga Besar Formasi Serang Bersatu. Mereka berharap kepemimpinan baru mampu menjaga keamanan dan ketertiban serta meningkatkan pelayanan publik di wilayah Banten.
Siapa Irjen Pol Hendra Kurniawan yang Kini Memimpin Polda Banten
Irjen Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H. menerima amanah sebagai Kapolda Banten menggantikan Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H. Serah terima jabatan berlangsung di Serang, Senin (05/10/2026).
Pergantian posisi di jajaran Polda Banten ini diharapkan membawa arah baru dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama di kawasan yang menjadi pintu gerbang Jawa bagian barat.
Harapan Warga Banten pada Kepemimpinan Baru
Nana Kuncir menyampaikan pesan agar Kapolda baru senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan keamanan Banten.
"Selamat menjalankan amanah kepada Kapolda Banten yang baru. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam mengemban tugas. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas, persatuan, serta keamanan Banten demi terciptanya masyarakat yang aman, nyaman, dan sejahtera," ujar Nana Kuncir beserta keluarga besar Formasi Serang Bersatu.
Dukungan agar Polda Banten Semakin Dekat dengan Masyarakat
Keluarga Besar Formasi Serang Bersatu juga menyampaikan harapan agar Polda Banten semakin Presisi dan dekat dengan masyarakat. Menurut mereka, kedekatan institusi kepolisian dengan warga menjadi kunci terciptanya rasa aman di lingkungan sekitar.
Ucapan selamat dan sukses itu menjadi penanda bahwa pergantian pimpinan di Polda Banten tidak hanya soal rotasi internal, tetapi juga menyangkut harapan publik terhadap kualitas pelayanan keamanan di provinsi tersebut.