Meski Kemarau, Target Luas Tambah Tanam Padi di Pandeglang 10.092 Hektar

LensaBanten – Meski di musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Pandeglang melalui Dinas Pertanian (Distan) menargetkan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Pandeglang seluas 10.092 hektar lahan persawahan.

Terdapata 13 titik lahan persawanan, salah satu lokasinya berada di Desa Kadu Bera, Kecamatan Pucung. Untuk menunjang aliran air pada puluhan hektar lahan persawahan di desa Kadu Bera, ada 8 buah pompa air yang disiapkan untuk menyedot air dari Kali Cilember.

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, setiap tahun saat musim kemarau lahan persawahan dilokasi itu didiamkan. Namun ada upaya dari Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Pandeglang untuk mengelola lahan tersebut supaya bisa diolah para petani.

“Tahun ini memang pertaruhan untuk kita agar bisa mencapai target LTT padi di musim kemarau yang sangat ekstrim ini mereka berupaya dan ternyata ketemu,” kata Irna di acara gerakan percepatan olah tanah, tanam padi kemarau dan penanganan Kekeringan, Selasa (17/9/2019).

Menurut Irna, tak jauh dari lokasi persawahan terdapat sungai Cilember yang dapat mengaliri lahan persawahan diareal tersebut. Di lokasi tersebut juga ada sekitar 400 hektar lahan persawahan tadah hujan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Budi S Januardi mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Kelompok Tani Muda Berkarya bersama Gempita Pandeglang yang mengolah lahan persawahan khsususnya di Desa Kadu Bera yang sebelumnya tidak pernah ditanami padi saat musim kemarau.

“Ini tidak pernah dikelola setiap bulan Agustus September. Ingin merubah mindset dari kelompok tani muda berkarya,” terang Budi.

baca juga: Kekeringan, Polda Banten Berikan Bantuan Air Bersih di Pandeglang

Supaya para petani tidak mengeluarkan banyak biaya, Distan tengah berupaya mengusulkan bantuan operasional kepada Kementerian Pertanian (Kementan).

“Kita lagi berupaya mengajukan permohonan ke Kementerian Pertanian bantuan operasional untuk solar,”terangnya. (lenba)

Comment

Feed