Aksi Demo Mahasiswa Warnai Pelantikan DPRD Banten Baru

LensaBanten – Aksi Demo Puluhan mahasiwa di depan gedung DPRD Propinsi Banten saat sedang berlangsung sidang paripurna istimewa pelantikan 85 anggota DPRD Banten periode 2019-2024, Senin (2/9/2019).

Aksi demo mahasiswa tersebut menuntut kinerja anggota DPRD yang baru dilantik agar meningkatkan tupoksinya sebagai lembaga legislatif. Mahasiswa juga meminta produk DPRD harus lebih proaktif terhadap masyarakat kecil.

Korlap aksi Amin Rohani mengatakan pada laporan LHP BPK RI atas laporan keuangan pemerintah provinsi Banten Tahun anggaran 2018 ada anggaran untuk tarif harian perjalanan dinas Dewan provinsi banten angkanya lebih besar 5 hingga 14 kali lipat dari tarif uang harian anggota DPR RI.

Hal ini berbanding terbalik dengan produktifitas dewan dalam menyelesaikan prodak legislasi yang menjadi kewenangannya. Banyak produk legislasi yang telah menjadi kewajiban DPRD namun tidak berhasil diselesaikan.

Berikut tuntutan aksi demo yang berlangsung

1. DPRD Provinsi Banten harus sanggup untuk tidak melakukan KKN

2. DPRD Provinsi Banten tidak melakukan kongkalikong kepentingan selain kepentingan untuk rakyat banyak

3. DRPD Provinsi Banten harus menyelesaikan seluruh target legislasi (Perda) yang menjadi kepentingan rakyat

4. DPRD Provinsi Banten harus memaksimalkan hak interpelasi yang melekat pada DPRD untuk melakukan kontroling seluruh program eksekutif yang tidak berorientasi untuk kepentingan rakyat

5. DPRD Provinsi Banten Harus segera merevisi Raperda tentang RZWPSK yang tidak mengakomodir dan melindungi nelayan

6. DPRD Provinsi Banten harus melibatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuasi amanat PP 45 Tahun 2017 tentang partisipasi masyarakat.

Saat aksi berlangsung, puluhan petugas kepolisian sigap menjaga ketat aksi mahasiswa tersebut.

Namun, pada kesempatan lainya, aktivis mahasiswa dari Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) menggelar aksi di tengah pengambilan sumpah dan janji anggota DPRD Banten periode 2019-2024 di Ruang Paripurna DPRD Banten, Senin (2/9/2019).

Aksi tak hanya di depan Gedung DPRD Banten. Aktivis bahkan sempat masuk ke ruang paripurna saat Anggota DPRD Banten dilantik. Tepat saat anggota DPRD Banten akan diambil sumpah dan janji, mahasiswa menyebarkan rilis.

“Kami hanya ingin menitipkan agar Anggota DPRD Banten yang sekarang lebih baik,” kata aktivis KUMALA Ahmad Jayani.

baca juga: Sidang Paripurna Istimewa, 85 Anggota DPRD Banten 2019-2024 Dilantik

Petugas Keamanan yang melihat aksi mahasiswa tersebut langsung bertindak dan menarik keluar mahasiswa dari gedung DPRD Banten.

Dalam aksinya mahasiswa mengkritisi kinerja dewan yang beberapa kali batal menggelar paripurna. (lenba)

Comment

Feed