• Minggu, 5 Februari 2023

Pilu, Seorang Ibu Di Rantai Leher oleh Anak di Serang, Warganet Geram!

- Rabu, 30 November 2022 | 15:31 WIB
Viral leher seorang ibu di Banten dirantai oleh anaknya sendiri dan ditinggal di tengah hutan. /YouTube.com/Detik Asa
Viral leher seorang ibu di Banten dirantai oleh anaknya sendiri dan ditinggal di tengah hutan. /YouTube.com/Detik Asa

 


LENSABANTEN.COM, SERANG - Belum hilang dari ingatan publik seorang anak di Magelang tega meracuni kedua orangtuanya dan kakak kandungnya hingga tewas, kini publik dibikin terkejut dengan viralnya sebuah video seorang ibu di rantai lehernya di tengah hutan.

Sontak publik dibuat geger, karena video yang beredar ramai di media sosial itu memperlihatkan seoran gibu dirantai di leher tanpa alas maupun atap di tengah hutan.

Kejadian pilu ini terjadi di Kampung Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, provinsi Banten.

Baca Juga: Institut Kemandirian Buka Pelatihan Barista Gratis, Ayo Buruan Daftar

Terlihat jelas pada video yang beredar bahwa di leher sang ibu ada rantai besi yang melilit dan diperkirakan memiliki panjang hingga satu setengah meter.

Ikatan tali besi tersebut dililitkan ke akar pohon yang berada di lereng sungai dan tentu membuat sang ibu sulit bergerak leluasa.

Berdasarkan keterangan warga, yang bersangkutan alami gangguan jiwa sehingga keluarganya kewalahan dan memutuskan untuk meninggalkannya di hutan.

Baca Juga: Perempuan di Kota Tangerang Bunuh Diri Bakar Badan dengan Bensin

Tak hanya itu, ibu tersebut dilaporkan kerap mengamuk dan merusak rumah maupun properti yang ada di lingkungan tempat tinggalnya baik milik pribadi maupun masyarakat.

"Sudah dilaporkan, karena kalau nggak seperti ini sama anaknya kan rusak semua rumah itu, rumah-rumah warga, rumah keluarganya pada hancur," kata seorang warga.

Beruntung ada seorang pria yang mengetahui aksi pemasungan tersebut dan membuatnya viral di media sosial.

Baca Juga: Gunakan Paspor Palsu ke Jerman, Warga Suriah Ditangkap Imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Kabar viral itu kemudian sampai pada seorang YouTuber sekaligus relawan dengan kanal Detik Asa. Mereka kemudian menghubungi pihak Puskesmas untuk membantu mengevakuasi dan membawa korban ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai saksi, rupanya ibu yang digadang-gadang merupakan ODGJ ini sudah dirantai selama lima hari.

Tak ayal YouTuber yang diketahui bernama Azril itu pun merasa miris dan bergegas melepaskan rantai dari leher korban.

Baca Juga: Keutamaan Salat Subuh Berjamaah dan Tepat Waktu, Dipermudah Mendapatkan Pekerjaan

"ODGJ ini dipasung sudah lima hari ini adalah sebuah hutan dan di pinggir kali dan sebenarnya pemasungan ini sangat tidak wajar, yang biasanya pemasungan itu mungkin di rantai pinggang, atau dirantai kaki, atau dikerangkeng, tetapi ini berbeda, ini dirantai lehernya, nah ini yang sebenarnya membuat hati itu sangat miris," ujarnya.

Saat lilitan logam terlepas dari lehernya, tangis sang ibu pecah bak merasa lega karena akhirnya bisa bebas.

Kini ODGJ tersebut telah dibawa ke yayasan sosial atas bantuan Dinsos, pihak Puskesmas Petir, dan relawan untuk menjalani rehabilitasi.

Baca Juga: Pindad Rockstar Getarkan Stadion Benteng Reborn di Penutupan Porprov 6 Banten

Usai berita pemasungan ibu oleh anaknya ini viral di media sosial, netizen pun beramai-ramai menyampaikan simpatinya.

"Cinta Ibu tulus merawat anak, tapi kenapa banyak anak Selalu keberatan Mengurus Ibu di hari tua," kata pemilik akun @Murodxxx.

"Neraka jahanam tempat kalian yg telah mempermalukan seorang ibu seperti ini.. Astaqfirulahaladzim," kata pemilik akun @okkyxxx.

"Terima kasih bapak bapak yang telah membantu si ibu,smoga kita tidak memperlakukan manusia seperti binatang," ucap pemilik akun @srinovixxx.

"Sadis dan biadab anak durhaka memperlakukan orang tua kaya begitu, astagfirullah...semoga ibu diberikan kesehatan dan yg bantu dapat pahala, rejeki dan kebahagiaan dunia akhir, Aamiin YRA," ucap pemilik akun @tutyxxx.***

Editor: Fajrin Raharjo

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resepsi Satu Abad PCNU Kota Tangerang

Sabtu, 4 Februari 2023 | 12:26 WIB

PMI Kota Tangerang Gelar Musyawarah Kerja 2023

Rabu, 1 Februari 2023 | 20:42 WIB
X