• Rabu, 30 November 2022

5 Organisasi Profesi Medis di Banten Tolak RUU Kesehatan Omnibus Law

- Jumat, 18 November 2022 | 20:10 WIB
Lima Organisasi profesi medis di provinsi Banten menyatakan sikap menolak penghapusan UU Profesi dalam RUU Kesehatan (Omnibus Law). Pernyataan tersebut diwujudkan kedalam lima butir pernyataan sikap. (Eky Fajrin)
Lima Organisasi profesi medis di provinsi Banten menyatakan sikap menolak penghapusan UU Profesi dalam RUU Kesehatan (Omnibus Law). Pernyataan tersebut diwujudkan kedalam lima butir pernyataan sikap. (Eky Fajrin)

 


LENSABANTEN.COM, TANGERANG - Lima Organisasi profesi medis di provinsi Banten menyatakan sikap menolak penghapusan UU Profesi dalam RUU Kesehatan (Omnibus Law). Pernyataan tersebut diwujudkan kedalam lima butir pernyataan sikap.

Lima organisasi tersebut adalah Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Ketua IDI Wilayah Banten dr.Darrmawan M Sofian,Sp.M (K) menjelaskan  bahwasannya pada organisasi profesi kesehatan sudah memiliki rambu-rambu yang aturan melalui UU kesehatan dan selama ini telah berjalan baik.

Baca Juga: Dinkes Lakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan Venue Porprov VI Banten 2022


"Kalau ada penyimpangan kami ada bagian di IDI yang mengawal agar hal itu berjalan sesuai koridor,"ujarnya kepada media.

Menurut Darrmawan, keberadaan organisasi profesi beserta seluruh perangkatnya yang memiliki kewenangan dalam menetapkan kompetensi profesi kesehatan, seharusnya tetap dilibatkan oleh pemerintah dalam merekomendasikan praktik keprofesian di suatu wilayah.

Lima Organisasi profesi medis di provinsi Banten menyatakan sikap menolak penghapusan UU Profesi dalam RUU Kesehatan (Omnibus Law). Pernyataan tersebut diwujudkan kedalam lima butir pernyataan sikap. (Eky Fajrin)

"Pihak organisasi kesehatan tidak dilibatkan jadi nuansa kepentingan masyarakat ini juga terancam,"bebernya saat jumpa media di salah satu tempat makan di Kota Tangerang, Jumat 18 November 2022.

Baca Juga: Cegah Lonjakan Kasus Gagal Ginjal Anak, Lurah Camat Diminta Aktif Pantau Fasilitas Kesehatan


Dalam satu butir pernyataan tertulis, Darrmawan mengingatkan, hal paling urgent yang saat ini harus dilakukan pemerintah adalah memperbaiki system kesehatan yang secara komprehensif berawal dari pendidikan hingga ke pelayanan.

Sekian banyak tantangan seperti persoalan penyakit - penyakit yang belum tuntas diatasi seperti TBC, gizi buruk, kematian ibu-anak atau KIA, penyakit - penyakit triple burden yang memerlukan pembiayaan besar, pembiayaan kesehatan melalui sistem JKN.

"Kami menolak RUU Kesehatan Omnibus law dan mendesak dikeluarkan dari program legislasi nasional (Prolegnas) prioritas,"tegasnya.

Lima Organisasi profesi medis di provinsi Banten menyatakan sikap menolak penghapusan UU Profesi dalam RUU Kesehatan (Omnibus Law). Pernyataan tersebut diwujudkan kedalam lima butir pernyataan sikap. (Eky Fajrin)

Baca Juga: BPJS Kesehatan-BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepatuhan dan Penyelarasan Data Peserta

"Demi mengedepankan kepentingan masyarakat dan keselamatan pasien yang lebih luas, kami bersepakat dalam pembahasan RUU Kesehatan (Omnibus Law) tidak menghapuskan UU yang mengatur tentang Profesi kesehatan yang sudah ada dan mendorong penguatan UU Profesi Kesehatan lainnya dan mendesak agar Pemerintah maupun DPR lebih aktif melibatkan organisasi profesi kesehatan dan unsur masyarakat lainnya dalam memperbaiki sistem kesehatan untuk masa depan Indonesia yang lebih sehat."

Dalam keterangan kepada pers ini turut hadir, Ketua IDI Wilayah Banten dr. Darrmawan M Sofian,Sp.M (K), DRG. Sonny Herawati Wakil ketua PDGI Banten, Apt. Ahmad Sofan , 3.M.Farm Ketua PD IAI Banten, Yani Purwasih, SKM, MM., Kes Ketua IBI Banten, dan H.Ahmad Darajat, Spd,SKM,S.Kep, MKM Ketua DPW PPNI Provinsi Banten. ***

Halaman:

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

  Kota Tangerang Juara Umum Porprov VI Banten

Selasa, 29 November 2022 | 20:54 WIB

Tim Benteng Heritage SDN Sukasari 5 Bersemangat

Sabtu, 26 November 2022 | 16:06 WIB

Satu Dekade Perjuangan Melahirkan Muslimpreneur

Rabu, 23 November 2022 | 21:45 WIB

Baznas Kota Tangerang Gelar Bimtek Pengelolaan ZIS

Rabu, 23 November 2022 | 10:06 WIB
X