• Kamis, 8 Desember 2022

Dukun Palsu di Tangerang Curi Motor dan Ponsel Ditangkap Reskrim Polsek Neglasari

- Selasa, 13 September 2022 | 11:13 WIB
Terduga pelaku (Ist. Dok Polres Metro Tangerang Kota)
Terduga pelaku (Ist. Dok Polres Metro Tangerang Kota)

 




LENSABANTEN.COM - Berpura-pura sebagai anak angkat seorang pemuka agama di Tangerang IS (37) menipu Mashadi (29) dengan membawa kabur motor dan 2 ponsel milik korban.

Peristiwa penipuan tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Neglasari, persisnya di TPU Selapajang, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Tidak perlu waktu lama, pelaku yang merupakan warga Brebes, Jawa Tengah berhasil diringkus jajaran Polsek Neglasari yang dipimpin langsung Kapolsek, Kompol Putra Pratama.

Penangkapan dilakukan pada Hari Senin tanggal 12 September 2022 Sekitar Pukul 13.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama.

Baca Juga: BBM Resmi Naik, Polres Metro Tangerang Kota Pantau Keamanan 74 SPBU

Pelaku ditangkap saat bersembunyi di kawasan Jalan Raya pakuhaji, Desa kayu Agung Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Waktu dan kejadian perkara pada Minggu, tanggal 4 September 2022 sekira Pukul 14.00 WIB di lokasi tempat pemakaman umum (TPU) Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

"Barang bukti yang telah diamankan, satu unit sepeda motor N-Max dan dua buah handphone milik korban," kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dalam keterangannya kepada wartawan. Selasa, 13 September 2022.

Baca Juga: Road Show Zona Integritas Polres Metro Tangerang Kota Sasar 3 Kecamatan

Zain menceritakan, saat berkenalan dengan korban pelaku IS mengaku bernama Agus, sebagai anak angkat dari seorang pemuka agama di daerah Mauk, Kabupaten Tangerang.

Didepan korban, pelaku menunjukkan kemampuan ilmunya yang bisa merubah daun menjadi uang dan bisa mengeluarkan pusaka dari dalam tubuhnya.

"Pada hari Minggu 4 September 2022, pelaku mengajak Korban dan temannya untuk berziarah ke makam Keramat di TPU Selapajang, saat dilokasi kemudian pelaku meminjam motor korban dan 2 unit hape milik korban dan temannya, katanya untuk dibawa dan dibersihkan dengan ritual secara ghoib," ungkap Zain.

Baca Juga: Bareng Kodim 0506 Tangerang, Polres Metro Tangerang Kota Bagikan 400 Paket Sembako

Lanjut Kapolres, Setelah ditunggu hingga menjelang sholat Magrib, pelaku tidak kunjung kembali, semua nomor Handphone yang ada sudah tidak bisa lagi dihubungi dan motor korban dibawa kabur oleh pelaku.

"Atas kejadian tersebut korban melaporkan tindak penipuan yang dilakukan pelaku ke Polsek Neglasari, korban menderita kerugian sebesar Rp 26 Juta," katanya.

Usai ditangkap, menurut keterangan pelaku, selain memperdaya korban Mashadi dan temannya, pelaku juga mengaku telah melakukan penipuan ke beberapa korban dengan menggunakan dua modus.

Modus pertama mengaku sebagai dukun atau orang pintar yang bisa menghilangkan guna-guna dan memperlancar rejeki. Lalu Modus yang kedua menawarkan pekerjaan dengan gaji per jam, namun korban diwajibkan untuk membayar uang di awal untuk biaya administrasi. ***

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMK Kota Tangerang 2023 Diusulkan naik 7,48 Persen

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:00 WIB
X