• Kamis, 8 Desember 2022

Hendak Bisnis Sawit ke Indonesia, 3 WNA Diamankan Imigrasi Bandara

- Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:56 WIB
Kantor Imigrası Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatia mengamankan tiga orang asing berkebangsaan Pakıstan yang berupaya memasuki Wilayah Republik Indonessa dengan menggunakan vısa Republik Indonesia yang dıduga palsu (Eky Fajrin)
Kantor Imigrası Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatia mengamankan tiga orang asing berkebangsaan Pakıstan yang berupaya memasuki Wilayah Republik Indonessa dengan menggunakan vısa Republik Indonesia yang dıduga palsu (Eky Fajrin)

 



LENSABANTEN.COM - Kantor Imigrası Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatia mengamankan tiga orang asing berkebangsaan Pakıstan yang berupaya memasuki Wilayah Republik Indonessa dengan menggunakan vısa Republik Indonesia yang dıduga palsu. Ketiga WNA tersebuf berjenis kelamin lakı-laki dengan Inisıal masing-masing AMK (45), OB (44), dan SZ (30).

 Para pelaku melakukan perjalanan ke Jakarta dari Kuala Lumpur pada 15 Agustus 2022 dengan menggunakan penerbangan Malındo Aır (OD 348) dan Batık Air (ID 7283). Ketiganya tıdak pernah mengajukan permohonan Visa Republik Indonesia melalul Aplikasi Visa Onlıne Ditjen Imigrasi, mereka menggunakan agen pengurus vısa berinislal RM (WN Pakıstan) & RH (WN Pakıstan) yang diduga merupakan sindikat pemalsuan visa yang beroperasi di Malaysia.

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto menjelaskan kronologis ketiganya diamankan oleh petugas, pada saat yang bersangkutan tıba dan dilakukan pemeriksaan keimigrasıan di Tempat Pemeriksaan Imigrası petugas menemukan bahwa vısa C314 (Investor) yang dipergunakan oleh OB dan SZ tıdak lercatat dalam sıstem penerbitan visa Direktorat Jenderal Imigrasi.

Baca Juga: Seorang Warga Negara Hongaria Diekstradisi Imigrasi Soekarno Hatta

Sementara visa C314 yang dımilıki olen AMK tercatat dalam sistern penerbitan vise lernyata milik orang asıng atas nama ANU dengan sponsor SIJ.

"Saat ini kami sedang melakukan pendalaman terhadap pihak-pihak yang berpotensi terlibat dalam kasus tersebut,"ujar Tito, Kamis 18 Agustus 2022.

Ia melanjutkan, dıketahuı bahwa ketıga pelaku salıng mengenal. OB adalah pemiliık sekalıgus Direktur pada PT AGSB yang berlokası di Malaysia sernentara SZ bekerja sebagaı General Manager (GM) dı perusahaan tersebut.

Kantor Imigrası Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatia mengamankan tiga orang asing berkebangsaan Pakıstan yang berupaya memasuki Wilayah Republik Indonessa dengan menggunakan vısa Republik Indonesia yang dıduga palsu (Eky Fajrin)

Baca Juga: Imigrasi Soekarno Hatta Musnahkan 115.975 Arsip Fisik Keimigrasian

Sedangkan AMK dıketahuı merupakan CEO dari PT MOI yang juga berada dı Malaysıa. Kedua perusahaan ini memiliki kerjasama dalam ekspor mınyak sawit dari Malaysıa ke Afghanistan.

"Berdasarkan pengakuan ketiganya, mereka akan melakukan kunjungan bisnis ke tiga perusahaan sawit di Indonesia dengan inisial GA, GPO, dan APO yang ketıganya berlokasi di Jakarta,"imbuhnya.

Tito menegaskan, pihaknya akan memanggil perusahaan-perusahaan yang disebutkan oleh ketiga WNA guna pemeriksaan lanjutan. Para pelaku terancam pidana penjara maksimal 5 tahun dan pidana denda paling banyak lima ratus juta rupiah.

Baca Juga: Imigrasi Soekarno Hatta Bekuk WNA dengan Paspor Palsu


"Ketiganya saat ini telah kami tempatkan di ruang detensi imigrasi untuk keperluan penyelidikan,"pungkasnya.***

Editor: Fajrin Raharjo

Artikel Terkait

Terkini

UMK Kota Tangerang 2023 Diusulkan naik 7,48 Persen

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:00 WIB
X