• Kamis, 8 Desember 2022

Migor Curah Dikemas Ilegal, 1 Bulan Beroperasi Satu Tersangka Ditetapkan Polisi

- Senin, 27 Juni 2022 | 16:41 WIB
Pengungkapan kasus kemasan Migor curah ilegal (Ist)
Pengungkapan kasus kemasan Migor curah ilegal (Ist)

 

 

 


LENSABANTEN.COM - Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap pelaku pengemasan minyak goreng (migor) curah yang dikemas dengan ilegal. Produk dikemas dengan label merek Qilla dan beroperasi di daerah Kecamatan Pinang.

Berdasarkan penyelidikan, Polres Metro Tangerang Kota telah menetapakan satu orang sebagai tersangka dengan inisial K. Dia merupakan Direktur PT SPI perusahaan yang melakukan pengemasan ilegal.

Polisi juga menyita barang bukti berupa ratusan botol minyak goreng curah yang sudah dikemas dengan disematkan Lebel merk Qilla. Kemudian ribuan botol kosong dan jerigen dan 11 tanki penampungan minyak goreng curah dengan daya tampung 1 ton serta alat untuk pelebelan.

Baca Juga: Pastikan Keamanan Waisak, Polres Metro Tangerang Kota Terjunkan 7 Tim Jibom

"Baru satu tersangka yang kita tetapkan, yaitu berinisial K sebagai Direktur PT SPI perusahaan yang melakukan pengemasan minyak goreng curah ini secara ilegal," ungkap Kombes Pol Zain Dwi Nugroho Kapolres Metro Tangerang Kota di lokasi.

Kombes Pol Zain menjelaskan, motif pelaku melakukan pengemasan minyak goreng curah kedalam botol dengan ukuran variatif itu dijual diatas harta eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Pelaku menjual kemasan minyak goreng curah seharga Rp 15.800 perliter.

Minyak goreng curah itu dikemas mulai dari ukuran 1 liter, 2 liter bahkan menggunakan jerigen ukuran 5 kilogram yang kemudian disematkan Lebel merk Qilla secara ilegal. Dalam sehari, pelaku melakukan pengemasan minyak goreng curah mencapai 1000 botol.

Baca Juga: Polres Serang Selidiki Motif Bapak Bunuh Istri dan Anak

"Tersangka K menjual minyak goreng curah yang sudah dikemas diatas HET, yaitu Rp15.800 per liternya," tandasnya.

Minyak goreng yang sudah dikemas itu, lanjut Zain, kemudian dipasarkan melalui online melalui aplikasi shopee dan lainnya. Selain melalui online tersangka K memasarkan ke warung-warung sembako.

"Pelaku sudah 1 bulan melakukan pengemasan secara ilegal. Semua barang bukti yang ada kita termasuk 11 tanki yang dapat menampung 1 ton minyak goreng curah per Tankinya," paparnya.

Baca Juga: Grebek Panti Pijat, Polres Tangsel Amankan 15 Orang

Ia melanjutkan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman dan pengembangan terhadap kasus ini termasuk melakukan pemeriksaan terhadap distributor  yang menyuplai minyak goreng curah ini. ***

Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMK Kota Tangerang 2023 Diusulkan naik 7,48 Persen

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:00 WIB
X