• Rabu, 30 November 2022

Imigrasi Bandara Soetta Deportasi WNA Jepang, Tersangkut Dugaan Kasus Penipuan Bansos

- Rabu, 22 Juni 2022 | 11:09 WIB
pria berkewarganegaraan Jepang, MN (48). Ia diduga tersangkut kasus penipuan dana bansos Covid19 di negerinya.  Ia dipulangkan ke Jepang (Ist)
pria berkewarganegaraan Jepang, MN (48). Ia diduga tersangkut kasus penipuan dana bansos Covid19 di negerinya. Ia dipulangkan ke Jepang (Ist)

 




LENSBANTEN.COM – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno - Hatta (Soetta) mendeportasi seorang pria berkewarganegaraan Jepang, MN (48). Ia diduga tersangkut kasus penipuan dana bansos Covid19 di negerinya.

Ia dipulangkan ke Jepang menggunakan pesawat Japan Airlines (JAL) dengan nomor penerbangan JL720, pada pukul 06:35 WIB.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, Muhammad Tito Andrianto menjelaskan bahwa proses deportasi tersangka MT merupakan bagian dari fungsi pengawasan dan penerapan hukum keimigrasian.

Baca Juga: Diskusi Fraksi Teras Kesiapan KPU Menghadapi Tahapan Pemilu 2024

“Tersangka dikenakan tindakan administratif keimigrasian (TAK) berupa deportasi, karena
terbukti melanggar aturan keimigrasian, yakni pasal 75 Undang-Undang No.6 Tahun 2011,
dengan dugaan membahayakan keamanan dan ketertiban umum atau tidak menghormati dan
menaati peraturan perundang-undangan”, Jelas Tito dalam siaran pers tertulis yang diterima redaksi, Rabu 22 Juni 2022.

Selain dugaan membahayakan ketertiban umum, izin tinggal MT juga telah dinyatakan gugur
dikarenakan paspor yang dipegang tersangka telah dicabut oleh Kudubes Jepang. MT masuk ke
Indonesia pada tanggal 16 Oktober 2020 dengan menggunakan Visa Izin Tinggal Terbatas
(VITAS), selain itu Ia juga memiliki KITAS yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Jakarta Selatan.

 

pria berkewarganegaraan Jepang, MN (48). Ia diduga tersangkut kasus penipuan dana bansos Covid19 di negerinya. Ia dipulangkan ke Jepang (Ist)


“MT sebelumnya memiliki KITAS yang berlaku sampai dengan 17 Juni 2023, namun dikarenakan
paspor yang bersangkutan telah dicabut oleh Kedubes negaranya, maka otomatis Izin Tinggal
yang Ia miliki dinyatakan gugur. Proses deportasi MT juga melibatkan koordinasi lintas sektor.
Dalam proses pemulangan tersangka, petugas Imigrasi Soetta di lapangan berkerjasama dengan
Tim dari Ditjen Imigrasi, Kedubes Jepang, Interpol serta pihak otoritas Bandara Soetta”, Tambah
Tito.

Baca Juga: PBNU Akan Bela Mardani H Maming, Kuasa Hukum Pertanyakan Alasan KPK


Seperti yang diketahui, MT sebelumnya diamankan di Lampung dan kemudian diserahkan ke
Direktorat Jenderal Imigrasi u.p. Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian untuk
proses penyidikan lebih lanjut dan menunggu waktu deportasi. Permintaan pengamanan
tersangka dilayangkan oleh pihak Kedubes Jepang kepada Ditjen Imigrasi Indonesia.



Editor: Fajrin Raharjo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

  Kota Tangerang Juara Umum Porprov VI Banten

Selasa, 29 November 2022 | 20:54 WIB

Tim Benteng Heritage SDN Sukasari 5 Bersemangat

Sabtu, 26 November 2022 | 16:06 WIB

Satu Dekade Perjuangan Melahirkan Muslimpreneur

Rabu, 23 November 2022 | 21:45 WIB

Baznas Kota Tangerang Gelar Bimtek Pengelolaan ZIS

Rabu, 23 November 2022 | 10:06 WIB
X