TANGERANG — Penghargaan diserahkan langsung Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid kepada perwakilan perusahaan penerima. Sebelum ditetapkan, seluruh kandidat melewati proses pengusulan, verifikasi administrasi, dan penilaian oleh tim khusus yang dibentuk Pemkab Tangerang.
Program CSR para perusahaan dinilai selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang. Cakupan bidangnya meliputi pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pada 2026, 30 perusahaan dan instansi menerima piagam dan trofi CSR Award. Masing-masing penerima terdata berkontribusi dalam dukungan Beasiswa S1 50 persen dan Beasiswa S2 50 persen.
Daftar penerima mencakup perusahaan properti, manufaktur, perbankan, hingga perguruan tinggi. Di antaranya Pantai Indah Kapuk Dua Tbk, Sinar Mas Land, Perumdam Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, dan PT Marga Mandalasakti.
Berikutnya ada PT Paramount Enterprise Internasional, PT PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar, PT Adis Dimension Footwear, PT Torabika Eka Semesta, PT Bank Bjb Cabang Kabupaten Tangerang Tbk, serta PT Alam Sutera Reality. Turut menerima PT Paragon Technology and Innovation, PT Mayora Indah Tbk, PT Serpong Cipta Cahaya, dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk.
Sejumlah nama lain dalam daftar adalah PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, PT YKK AP Indonesia, PT EDS Manufacturing Indonesia, PT Doulton Indonesia, PT Aetra Air Tangerang, PT Serpong Cipta Kreasi, PT LG Electronics Indonesia, dan PT Batavia Alumindo Industri. Kemudian PT Ciputra Residence, PT Surya Toto Indonesia Tbk, PT Hansung Fiber, PT Indomarco Prismatama, PT Savoria Kreasi Rasa, dan Swiss German University.
Maesyal menegaskan keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Menurutnya, sektor dunia usaha dan elemen masyarakat perlu ambil bagian agar potensi daerah teroptimalkan dan kemajuan berjalan lebih cepat.
"Pembangunan Daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan, partisipasi, dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan program CSR/TJSLP memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kualitas pelayanan publik," ujar Maesyal dalam sambutannya.
Ia berharap piagam dan trofi yang diterima tidak berhenti sebagai pengakuan atas kontribusi yang sudah berjalan. Penghargaan itu, kata dia, semestinya mendorong perusahaan merancang program yang lebih tepat sasaran, inovatif, dan berkelanjutan.
"Saya berharap penghargaan berupa piagam dan trofi CSR Award ini tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kontribusi yang telah diberikan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan keberlanjutan program CSR di masa mendatang. Keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran yang dikeluarkan, tetapi juga dari sejauh mana manfaat pembangunan tersebut dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat," tegasnya.
Pemkab Tangerang menargetkan hubungan dengan dunia usaha tetap erat setelah penganugerahan. Kolaborasi yang solid diharapkan membuat program CSR terus memberi dampak pada peningkatan kesejahteraan warga.
Pemkab juga memakai ajang ini sebagai tolok ukur bagi perusahaan yang belum masuk daftar penerima. Penilaian tahun berikutnya akan kembali mengacu pada keselarasan program dengan RPJMD dan manfaat yang dirasakan masyarakat.