BANTEN — Menjelang Black Friday, lima paket drone DJI sudah didiskon di Adorama dan Amazon, mulai dari Mini 3 bundle yang turun dari USD 753 jadi USD 489 hingga Mavic 4 Pro Fly More Combo yang potong USD 200. Untuk pengguna Indonesia, harga ini belum termasuk pajak impor dan ongkos kirim, jadi hitungan akhirnya bisa berbeda cukup jauh. Ada satu catatan penting: semua angka di bawah adalah harga ritel Amerika Serikat, bukan harga resmi DJI Indonesia.
Black Friday masih sekitar sebulan lagi, tapi sejumlah pengecer Amerika Serikat sudah memotong harga drone DJI lebih awal. Adorama dan Amazon jadi dua toko yang paling agresif menurunkan banderol, dan lima paket di bawah ini yang paling masuk akal untuk dibeli sekarang ketimbang menunggu November. Perlu diingat, pengujian yang jadi dasar rekomendasi ini dilakukan reviewer Tom's Guide yang sehari-hari menguji drone, bukan hasil uji laboratorium kami sendiri.
Bagi pembaca di Indonesia, penting membedakan dua hal: harga diskon di Amerika Serikat dan harga yang benar-benar dibayar setelah masuk Indonesia. Bea masuk, PPN, dan ongkir internasional bisa menambah biaya signifikan. Jadi gunakan daftar ini sebagai patokan nilai, bukan sebagai harga final.
Meski sudah beberapa generasi tertinggal, Mini 3 masih drone yang kompeten. Sensor 1/1.3 inci CMOS-nya mampu merekam video 4K/30fps horizontal maupun vertikal plus foto 12MP, dengan durasi terbang hingga 38 menit.
Paket ini mencakup drone, controller RC-N1, kartu microSD 128GB, dan landing pad. Di harga USD 489, ini opsi paling murah di daftar untuk yang baru mau mulai serius.
Avata 360 jadi favorit reviewer karena dua lensanya bisa menangkap hampir semua sudut dalam video 8K/60fps yang halus. Foto 120MP-nya juga padat detail, dan drone ini mudah diterbangkan baik pakai goggles maupun controller standar.
Paketnya berisi drone, controller RC-2, landing pad lipat, kain pembersih lensa, dan kartu microSD. Selisih USD 113 dari harga normal membuat paket ini paling menarik untuk kreator konten.
Neo 2 adalah drone mungil dengan video 4K/60fps, penghindaran rintangan omnidirectional, penyimpanan internal 49GB, dan Gesture Control tanpa tangan. Ukurannya ringkas, cocok untuk pilot baru yang belum berpengalaman.
Paket ini menyertakan drone, landing pad lipat, dan lampu strobo anti-tabrakan. Diskonnya memang paling kecil di daftar, sekitar 13 persen, tapi fitur keselamatannya paling lengkap di kelas harga ini.
Neo versi pertama tetap jadi pilihan masuk termurah untuk pemula. Drone ini merekam 4K/30fps, menghasilkan foto detail, dan stabil di kondisi angin yang tricky. Kontrolnya bisa lewat controller RC-3 atau aplikasi DJI Fly di ponsel.
Dengan potongan 15 persen, Neo jadi pintu masuk paling ringan secara biaya untuk mencoba ekosistem drone DJI tanpa komitmen besar.
Ini opsi untuk videografer profesional dan komersial. Mavic 4 Pro dibekali kamera Hasselblad 100MP, video 6K/60fps, penghindaran rintangan omnidirectional, dan durasi terbang sampai 51 menit.
Paket Fly More Combo mencakup drone, tas jinjing, controller RC-2, dan baterai tambahan. Potongan USD 200 terasa kecil secara persentase, tapi di kelas harga ini nilainya tetap signifikan.
Untuk pemula yang ingin mencoba tanpa keluar banyak uang, Neo di USD 169 adalah titik masuk paling masuk akal. Kalau butuh fitur keselamatan lebih lengkap dan rekaman 4K/60fps, Neo 2 bundle di USD 259 lebih sepadan meski diskonnya paling kecil.
Kreator konten yang serius sebaiknya melirik Avata 360 bundle — selisih USD 113 untuk kemampuan 8K/60fps dan foto 120MP termasuk nilai bagus. Sementara untuk pekerjaan profesional, Mavic 4 Pro Fly More Combo tetap jadi acuan, dengan catatan biaya total setelah masuk Indonesia bisa jauh di atas USD 2.699.