Pemkab Serang Terima 190 Becak Listrik Bantuan Presiden, Pengemudi Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas

Penulis: Tedy Rustandi  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 14:46:31 WIB
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana menyampaikan keterangan mengenai program becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto, Senin (19/10/2026).

SERANG — Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana menyatakan program becak listrik merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang pendistribusiannya dipercayakan kepada Yayasan GSN. Pemerintah daerah belum bisa menyerahkan kendaraan ke warga sebelum proses serah terima dari pusat rampung.

"Bantuan becak listrik ini merupakan program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Untuk pendistribusiannya, ditugaskan kepada Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional atau GSN," ujar Zaldi, Senin (19/10/2026).

Dari 208 Usulan, 190 Unit Disetujui Tahap Pertama

Usulan penerima dihimpun melalui kecamatan dan desa di seluruh Kabupaten Serang. Dari total 208 unit yang diajukan, sebanyak 190 unit mendapat persetujuan untuk tahap ini.

"Dari total 208 unit yang kami ajukan, sebanyak 190 unit disetujui untuk tahap ini. Sekarang kami masih menunggu jadwal penyerahan secara simbolis dari Yayasan GSN Pusat kepada pemerintah daerah sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat," kata Zaldi.

Pengemudi di Atas 55 Tahun dan Disabilitas Didahulukan

Pemkab Serang menetapkan kriteria penerima secara spesifik. Pengemudi becak berusia 55 tahun ke atas dan mantan pengemudi becak manual menempati urutan pertama.

Penyandang disabilitas juga masuk daftar prioritas. Penggunaan tenaga listrik dinilai mengurangi beban fisik saat mengoperasikan becak.

"Prioritasnya adalah pengemudi becak yang berusia 55 tahun ke atas atau mantan pengemudi becak manual. Kelompok disabilitas juga menjadi perhatian karena becak ini menggunakan tenaga listrik sehingga dapat membantu meringankan beban fisik pengemudinya," jelas Zaldi.

Syarat Penerima: Wajib Pegang KTP dan Ikut Ketentuan GSN

Calon penerima wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Yayasan GSN. Jika penerima utama sudah terlalu tua atau tidak mampu mengoperasikan becak, anggota keluarga dapat membantu menjalankannya sesuai ketentuan program.

Perkotaan, Pasar, dan Anyer Jadi Wilayah Sasaran

Penentuan lokasi penyaluran mempertimbangkan kebutuhan transportasi di sejumlah kawasan. Perkotaan, pasar, dan destinasi wisata masuk dalam pertimbangan, terutama lokasi yang belum terlayani transportasi daring secara memadai.

Anyer mendapat perhatian khusus karena aktivitas pariwisatanya membutuhkan dukungan transportasi bagi masyarakat dan pengunjung.

"Wilayah yang menjadi perhatian antara lain kawasan perkotaan, pasar, dan daerah wisata yang membutuhkan alternatif transportasi tanpa BBM, terutama di lokasi yang belum terlayani transportasi daring secara memadai," ungkap Zaldi.

Bantuan becak listrik diharapkan memudahkan pengemudi menjalankan aktivitas ekonomi sekaligus menyediakan alternatif transportasi tanpa bahan bakar minyak. Warga yang masuk daftar penerima masih harus menunggu jadwal penyerahan resmi sebelum 190 unit kendaraan itu didistribusikan.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: faktabanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top