JAKARTA — Sejumlah media nasional menempatkan Indonesia sebagai favorit dengan prediksi skor 3-1. Penilaian itu bertumpu pada kebugaran pemain Garuda yang dinilai lebih baik dibanding saat mengalahkan Singapura 2-0, ditambah dukungan publik sendiri di SUGBK.
Malaysia mengoleksi tiga poin dari kemenangan 3-0 atas Bangladesh. Indonesia mengumpulkan angka sama setelah menaklukkan Singapura 2-0. Selisih gol jadi pembeda, dan laga Senin malam bisa membalik posisi keduanya.
Hitungan WinComparator justru tidak menempatkan Indonesia di atas. Peluang menang Malaysia 45,69 persen, Indonesia 43,97 persen, dan imbang 10,35 persen.
Selisih tipis itu membuat detikSport menyebut peluang kedua tim nyaris berimbang. Artinya, prediksi 3-1 dari media nasional dan Liga Olahraga tidak sejalan dengan proyeksi statistik.
Indonesia menang tiga kali dalam lima pertemuan terakhir, termasuk 4-1 pada Piala AFF 2021. Malaysia dua kali menang di kualifikasi 2019.
Namun catatan Malaysia dalam lima laga terakhir tidak mulus: dua kemenangan, tiga kekalahan, dengan empat gol dan tujuh kebobolan.
Pelatih belum mengumumkan susunan resmi. Emil Audero diprediksi menggantikan Maarten Paes sebagai kiper, sementara Verdonk kembali ke posisi aslinya.
Lini depan diperkirakan diisi Luke Vickery, Mitchell Baker, dan Ole Romeny. Di kubu Malaysia, Arif Aiman dan Bergson Da Silva sama-sama mencetak gol di laga pertama dan menjadi ancaman utama.
Malaysia juga menambah kekuatan dengan naturalisasi Bergson da Silva, Manuel Hidalgo, dan Brad Tapp.
Kick-off pukul 19.30 WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hasil laga ini menentukan siapa yang memuncaki Grup A sebelum laga-laga berikutnya.