BANTEN — Pulsar memperkenalkan mouse gaming wireless X5 di ajang Tokyo Game Show 2026, menyasar pengguna tangan kanan berukuran besar dengan bobot sekitar 62 gram. Berbeda dari tren mouse ringan simetris, X5 mengusung desain ergonomis dengan penyangga ibu jari besar dan open bottom chassis. Perangkat yang dipamerkan masih berupa prototipe, sehingga spesifikasi finalnya belum dikonfirmasi resmi.
Pulsar X5 hadir sebagai jawaban atas keluhan sebagian gamer yang kesulitan mencengkeram mouse ringan berbadan mungil. Pabrikan asal Korea Selatan itu memilih jalur berbeda dari mayoritas kompetitor yang berlomba menekan angka bobot lewat bodi simetris.
Secara bentuk, X5 langsung terlihat tidak mengikuti arus mouse ultra ringan masa kini. Pulsar mematok desain ergonomis yang hanya ditujukan untuk pengguna tangan kanan, lengkap dengan area penyangga ibu jari yang cukup lega.
Di sisi kiri bodi terdapat dua tombol samping standar, ditambah satu tombol berukuran lebih besar di bagian depan. Konfigurasi ini memberi opsi kendali ekstra tanpa harus membanjiri permukaan mouse dengan tombol seperti pada mouse MMO.
Salah satu keputusan desain yang mencolok ada di bagian bawah bodi. Pulsar memakai open bottom chassis untuk memangkas bobot, sementara panel atas dan samping tetap solid.
Pendekatan ini berbeda dari mouse ultra ringan yang biasanya melubangi hampir seluruh cangkang demi mengurangi berat. Hasilnya, X5 tetap ringan tanpa mengorbankan kekokohan struktur di area yang paling sering bersentuhan dengan telapak tangan.
Beberapa laporan soal prototipe X5 menyebut dukungan koneksi 2,4 GHz dan Bluetooth, serta kemungkinan pemakaian sensor XS-2 dengan sensitivitas hingga 42.000 DPI. Informasi itu belum sepenuhnya dikonfirmasi lewat spesifikasi resmi Pulsar.
Karena unit yang dipamerkan di Tokyo Game Show 2026 masih berupa produk awal, dimensi, sensor, harga, daya tahan baterai, dan detail teknis lain berpotensi berubah sebelum peluncuran.
Kehadiran X5 menunjukkan persaingan mouse ringan tidak lagi sekadar adu angka bobot. Bentuk bodi jadi faktor penentu karena mouse di kisaran 60 gram sering tidak nyaman untuk semua ukuran tangan.
Dengan menggabungkan desain ergonomis untuk tangan besar dan bobot yang tetap rendah, Pulsar mencoba mengisi celah yang selama ini jarang disentuh pemain besar. Belum ada keterangan resmi soal jadwal rilis dan harga X5 untuk pasar Indonesia maupun global.