Validasi Data Balita dan Stunting Berbasis RT di Malinau Kota Diperkuat

Penulis: Pandu Wibisono  •  Senin, 14 September 2026 | 09:49:31 WIB
Camat Malinau Kota memperkuat validasi data balita dan stunting di tingkat RT.

BANTEN — Selama ini, saat rapat koordinasi digelar, para Ketua RT di Kecamatan Malinau Kota kerap tidak mengetahui data kesehatan warganya sendiri. Berapa balita yang sudah timbang ukur, berapa hasil kunjungan Posyandu, siapa saja yang tercatat — semuanya belum terhimpun lengkap.

Kondisi itu yang coba dibenahi Camat Malinau Kota, Muhammad Yusuf, dengan memperkuat validasi data di tingkat Rukun Tetangga (RT).

Data yang Diminta dari Setiap RT

Yusuf meminta setiap RT menghimpun data riil bayi, balita, ibu menyusui, hasil timbang ukur, kunjungan Posyandu, hingga anak yang terindikasi stunting. Semua harus sesuai kondisi lapangan, bukan sekadar angka yang dilaporkan tanpa dasar.

"Kita membutuhkan data yang benar-benar riil dari masing-masing RT. Berapa jumlah bayi, balita, ibu menyusui, siapa yang sudah timbang ukur, hasilnya bagaimana, termasuk data stunting. Semua harus jelas dan sesuai dengan kondisi di lapangan," jelas Muhammad Yusuf.

Masalahnya: RT Tidak Tahu Data Warganya

Selama ini, data kunjungan Posyandu dan timbang ukur belum optimal diterima para Ketua RT. Akibatnya, saat koordinasi dilakukan, RT tidak bisa menjelaskan kondisi dan perkembangan kesehatan masyarakat di wilayahnya secara rinci.

"Kita panggil RT-RT, tetapi mereka tidak mengetahui datanya. Berapa hasil kunjungan, berapa yang sudah timbang ukur, dan siapa saja yang tercatat, semuanya belum diketahui secara lengkap. Ini yang perlu kita benahi bersama," bebernya.

Menurut Yusuf, keterbukaan dan ketepatan data di tingkat RT akan memudahkan pemerintah bersama kader Posyandu, PKK, desa, dan Puskesmas dalam memantau serta menentukan langkah intervensi.

Kenapa Data Akurat Penting untuk Cegah Stunting

Data yang terintegrasi dari RT hingga kecamatan membuat perkembangan bayi dan balita bisa dipantau lebih terarah dan berkelanjutan. Tanpa data akurat, program pencegahan dan penanganan stunting berisiko salah sasaran.

Yusuf berharap pembenahan data ini menjadi gerakan bersama dalam menurunkan angka stunting di Kecamatan Malinau Kota. Seluruh pihak diajak membangun koordinasi lebih baik agar setiap data yang dihimpun benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat.

Apa yang Bisa Ibu Lakukan di Rumah

Pastikan bayi dan balita rutin dibawa ke Posyandu untuk timbang ukur dan imunisasi. Catat hasilnya di Buku KIA, lalu cocokkan dengan catatan kader.

Kalau ada perbedaan data atau anak belum tercatat, sampaikan langsung ke Ketua RT atau kader Posyandu setempat. Data yang rapi di tingkat RT adalah langkah pertama agar bantuan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak sampai tepat sasaran.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top