BANTEN — Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) menggelar acara pelepasan atlet di Gedung Serbaguna, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Minggu (13/9). Dua kontingen diberangkatkan: Timnas Bola Voli Putri dan Timnas Bola Voli Pantai Putra. Keduanya akan tampil di Asian Games 2026.
Pesta olahraga Asia itu berlangsung 19 September sampai 4 Oktober 2026. Prefektur Aichi dan Kota Nagoya, Jepang, menjadi tuan rumah. Ini kali kedua Jepang dipercaya menggelar Asian Games setelah 1958.
Timnas Voli Putri diperkuat 12 pemain gabungan senior dan muda. Nama-nama seperti Mediol Stiovanny Yoku, Arneta Putri Amelia, dan Maradanti Namira masuk daftar. Talenta muda Azzahra Dwi Febyane juga ikut serta.
Ada satu nama yang absen: Megawati Hangestri. Pemain senior andalan Indonesia itu tidak masuk dalam skuad yang dilepas.
Untuk voli pantai putra, PBVSI menurunkan dua tim. Tim muda diisi Imam Ahmad Faisal dan Fairuz Bayhaqly. Sementara tim senior dipercayakan kepada Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi.
Ketua umum PBVSI, Komjen Pol (Purn.) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si., menyampaikan target tinggi kepada tim voli pantai putra. Dia menilai Indonesia terlalu sering berada di ambang juara.
"Tahun ini targetnya emas, karena selalu nyaris. Tahun ini target Anda emas!" tegas Imam kepada atlet Voli Pantai Putra Indonesia.
Imam menyebut 2026 sebagai momentum besar bagi voli Indonesia. Voli pantai putra baru saja meraih perunggu di AVC Cup. Tim putri juga konsisten di lima besar, bahkan naik ke peringkat tiga di SEA V Cup setelah sebelumnya hanya keempat.
"Tahun ini adalah tahun berkah untuk voli Indonesia, timnas voli pantai putra mendapat perunggu di AVC Cup dan tim putri mampu pertahankan lima besar berturut-turut, mulai dari di AVC Cup tahun lalu dan tahun ini, SEA V Cup juga dari peringkat empat naik menjadi ketiga," tutur Imam dalam acara pelepasan pada Minggu, (13/9/2026).
Atlet andalan voli pantai putra, Bintang Akbar, menyebut tiga negara sebagai pesaing terkuat. Qatar, Iran, dan Thailand disebutnya paling sulit dikalahkan.
"Yang paling berat Qatar, Iran, sama Thailand. Latihan sudah cukup, sudah try out juga. Sudah perbaiki service dan teknik strategi." kata Bintang.
Persiapan tim disebut sudah matang. Uji coba dan perbaikan teknik servis serta strategi menjadi fokus utama sebelum berangkat ke Jepang.
Asian Games 2026 menjadi panggung pembuktian bagi regenerasi voli nasional. Komposisi tim putri yang mencampur senior dan junior menunjukkan arah pembinaan jangka panjang. Sementara di voli pantai, duet senior dan muda memberi kedalaman skuad.
Penggemar bisa memantau jadwal pertandingan voli pantai putra dan putri melalui kanal resmi penyelenggara Asian Games 2026. Informasi tiket, venue spesifik, dan jadwal tanding dapat dikonfirmasi via situs resmi panitia atau PBVSI.