PANDEGLANG — Perpindahan ini bukan sekadar ganti alamat. Bank Banten menempatkan kantor cabangnya di jalur utama Serang-Pandeglang dengan harapan bisa menjaring lebih banyak nasabah, baik dari kalangan ASN, masyarakat umum, hingga pelaku UMKM. Lokasi baru ini dinilai strategis untuk mengelola potensi bisnis dan dana yang besar di Kabupaten Pandeglang.
Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah dalam sambutannya menegaskan bahwa fasilitas kantor yang memadai menjadi prasyarat penting bagi ekspansi bisnis. "Karena akan mengelola bisnis dan potensi dana yang besar, diperlukan sarana yang memadai. Sekarang kantornya representatif, layak, dan bagus. Mudah-mudahan Bank Banten semakin melesat," ujarnya.
Dimyati meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang meningkatkan sinergi dengan Bank Banten. Sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi Banten, menurut dia, manfaat keberadaan bank ini harus dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Pemegang saham pengendali Bank Banten adalah Pemerintah Provinsi Banten. Manfaatnya juga harus dirasakan oleh masyarakat Banten. Khusus di Pandeglang, saya berharap kerja sama dengan Bank Banten dapat terus dimaksimalkan," tuturnya.
Ekspansi fisik ini beriringan dengan perbaikan fundamental bisnis. Per 30 Juni 2026, laba bersih Bank Banten tercatat Rp21,4 miliar, melonjak signifikan dari Rp6,3 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan itu ditopang aset yang mencapai Rp10,4 triliun atau naik 21,91% secara tahunan (yoy). Penyaluran kredit menyentuh Rp5,9 triliun, tumbuh 43,25%. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga naik 15,48% menjadi Rp6,8 triliun. Kualitas kredit membaik dengan NPL Gross turun dari 7,07% menjadi 4,38%.
Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyebut relokasi ini bertepatan dengan perayaan 10 tahun Bank Banten yang juga meluncurkan logo baru sebagai simbol transformasi. Ke depan, pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat dikelola melalui Bank Banten untuk memperkuat fundamental bisnis.
"Kami berharap dengan tempat yang strategis dan representatif ini, kinerja cabang makin baik. Ke depan sangat ditentukan oleh koordinasi dan sinergi antara Bank Banten, Pemkab Pandeglang, serta masyarakat," papar Busthami.
Bank Banten akan menyasar tiga lini utama: penyaluran kredit, penghimpunan dana, dan pendapatan berbasis bisnis lewat layanan digital. Untuk mendukung Rencana Bisnis 2026 dan Corporate Plan 2030, manajemen menetapkan empat strategi: pertumbuhan bisnis berkelanjutan, service & operational excellence, penguatan kemitraan, serta pengembangan SDM profesional dan berintegritas.
"Sebelum implementasi, kami telah melakukan assessment mendalam mulai dari sistem TI, bisnis, operasional, hingga kesiapan SDM," pungkasnya.