BPBD Kota Tangerang Siapkan 7 SMP Negeri Jadi Percontohan Sekolah Aman Bencana, Ada Lomba Tingkat Kota 2027

Penulis: Ujang Rahmat  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:08:32 WIB
Petugas BPBD Kota Tangerang menunjukkan titik evakuasi dalam sosialisasi Sekolah Aman Bencana di SMP Negeri 25.

TANGERANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang menunjuk tujuh SMP negeri sebagai percontohan program Sekolah Aman Bencana. Penunjukan ini bagian dari upaya membangun pemahaman mitigasi dan kesiapsiagaan sejak dini di lingkungan satuan pendidikan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan sosialisasi program ini sudah berjalan sepanjang 2026. Tujuh sekolah yang menjadi sasaran akan disiapkan untuk mengikuti lomba tingkat kota pada 2027 mendatang.

Indikator Penilaian: dari Tim Siaga hingga Titik Evakuasi

Mahdiar menjelaskan ada sejumlah indikator yang menjadi fokus dalam program ini. Salah satunya pembentukan tim kesiapsiagaan bencana di internal sekolah.

"Kami mulai dari pertama mungkin pembentukan tim kesiapsiagaan, lalu juga bagaimana teman-teman di sekolah itu menyiapkan mitigasi-mitigasi, mulai dari titik-titik evakuasi, petunjuk-petunjuk," ujarnya usai sosialisasi di SMP Negeri 25, Rabu.

Selain jalur evakuasi, ketersediaan sarana pemadam kebakaran ikut menjadi perhatian. Sekolah diminta memiliki rencana tanggap darurat yang jelas apabila terjadi kondisi tidak diinginkan.

"Lalu juga kesiapan mereka terhadap, misalnya APAR, untuk pencegahan kebakaran, lalu juga memiliki rencana-rencana kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Mahdiar.

Membangun Kemandirian Warga Sekolah Hadapi Bencana

Melalui program ini, BPBD berharap kesadaran dan kesiapsiagaan warga sekolah tumbuh mandiri. Langkah yang tepat saat potensi bencana muncul di wilayah masing-masing diharapkan bisa dilakukan tanpa menunggu instruksi.

Salah satu upaya yang diterapkan adalah program sekolah ramah anak setiap pagi. Pengaturan akses siswa menuju ruang kelas juga diatur untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi insiden.

Dukungan BNN: Tes Urine 48 Warga Sekolah

Pada hari yang sama, SMP Negeri 25 mendapat kunjungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang. Sebanyak 40 siswa, lima guru, dua petugas kebersihan, satu petugas keamanan, dan dua petugas kantin menjalani tes urine.

Hasil pemeriksaan seluruh peserta dinyatakan negatif. Tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba pada siswa maupun warga sekolah yang diperiksa.

"Ada kegiatan dari BNN Kota Tangerang terkait dengan tes urine dan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Bagi kami ini adalah suatu kehormatan sekolah kami mendapat kunjungan dan sekaligus sosialisasi kepada anak-anak kami," kata Marsum.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top